Konversi sekuens DNA atau Asam amino Anda antara berbagai format bioinformatika dengan konverter serbaguna ini.
Cara Penggunaan
- Masukkan sekuens DNA atau Asam amino Anda di area input.
- Masukkan nama sekuens, deskripsi, dan nomor aksesi (jika ada) di kolom input yang sesuai.
- Pilih format input dari menu dropdown.
- Pilih format output yang diinginkan dari menu dropdown.
- Klik tombol “Convert”.
- Sekuens yang telah dikonversi akan ditampilkan di area output.
- Klik tombol “Download” untuk menyimpan sekuens yang telah dikonversi ke file. Ekstensi file akan ditentukan secara otomatis berdasarkan format output yang dipilih.
Format yang Didukung
- FASTA: Format berbasis teks sederhana yang merepresentasikan sekuens nukleotida atau Asam amino. Sekuens dalam format FASTA dimulai dengan deskripsi satu baris, diikuti oleh baris data sekuens. Baris deskripsi harus diawali dengan simbol lebih besar (”>”).
- EMBL: Format komprehensif untuk menyimpan data sekuens nukleotida. File format EMBL dapat berisi beberapa sekuens, masing-masing dengan anotasi terperinci. Data sekuens diawali dengan baris ID, AC, DE, dan SQ, dan sekuensnya sendiri sering dibagi menjadi baris-baris 60 karakter. Sekuens diakhiri dengan ”//”.
- GCG: Format yang digunakan oleh paket perangkat lunak Genetics Computer Group (GCG). File format GCG biasanya berisi satu sekuens dengan anotasi. Awal sekuens ditandai dengan baris yang diakhiri dengan dua karakter titik (”..”).
- GenBank: Format yang banyak digunakan untuk menyimpan data sekuens nukleotida dan Asam amino. Mirip dengan EMBL, file GenBank dapat berisi beberapa sekuens dengan anotasi. Sekuens dimulai setelah kata kunci “ORIGIN” dan diakhiri dengan ”//”.
- IG/Stanford: Format yang digunakan oleh perangkat lunak Integrated Genetics (IG). File format IG dapat berisi beberapa sekuens, masing-masing dengan komentar (baris diawali dengan ”;”), baris nama, dan sekuens itu sendiri, diakhiri dengan “1” (linear) atau “2” (sirkuler).
- Plain/Raw: Format sederhana yang hanya berisi karakter sekuens (karakter IUPAC dan spasi). Tidak ada header atau anotasi yang disertakan. File sekuens polos hanya boleh berisi satu sekuens.
- Pretty: Sekuens diformat untuk keterbacaan, biasanya dengan menambahkan spasi setiap 10 karakter.
Catatan: Konverter ini menyediakan konversi format dasar. Untuk manipulasi atau analisis data sekuens yang lebih canggih, alat bioinformatika khusus direkomendasikan. Pemformatan beberapa format (seperti GCG) mungkin memerlukan penyesuaian lebih lanjut tergantung pada kebutuhan perangkat lunak tertentu. Checksum dan metadata lainnya mungkin tidak sepenuhnya akurat. Selalu periksa ulang output, terutama untuk aplikasi kritis. Deteksi format input bersifat dasar dan mungkin tidak mengidentifikasi semua variasi format dengan benar. Sebaiknya pilih format input secara eksplisit.