Patologi digital adalah praktik patologi menggunakan gambar digital irisan jaringan daripada kaca objek. Pemindai pencitraan seluruh kaca objek (WSI) mendigitalkan seluruh kaca objek pada resolusi tinggi, menghasilkan kaca objek virtual yang dapat dilihat, dianalisis, dibagikan, dan diarsipkan tanpa mikroskop fisik.
Pemindai Pencitraan Seluruh Kaca Objek
Pemindai WSI menangkap irisan jaringan pada resolusi mikroskopis (biasanya 0,25-0,5 µm per piksel, setara dengan objektif 20x atau 40x). Pemindai line-scan menggerakkan kaca objek melewati sensor garis stasioner, menangkap goresan berdekatan yang dirakit menjadi satu gambar. Pemindai tile-scan menangkap bidang persegi yang tumpang tindih yang digabungkan oleh perangkat lunak. Pemindai array-scan menangkap seluruh kaca objek sekaligus menggunakan beberapa sensor.
Parameter pemindaian meliputi resolusi (20x untuk sebagian besar pekerjaan diagnostik, 40x untuk sitologi detail dan penghitungan mitosis), metode fokus (titik tunggal, multi-titik, atau fokus otomatis waktu nyata), z-stacking (beberapa bidang fokus untuk irisan tebal), dan kompresi (JPEG2000 pada faktor kualitas 70-90 untuk penggunaan rutin; lossless untuk penelitian). Waktu pemindaian berkisar dari 30 detik hingga 5 menit per kaca objek tergantung ukuran dan resolusi.
Format Gambar dan Penyimpanan
File WSI sangat besar — pemindaian 40x tunggal dari irisan jaringan 15×15 mm menghasilkan 5-15 GB data tanpa kompresi. Kompresi mengurangi ini menjadi 500 MB-2 GB. Format SVS (Aperio/Leica) adalah yang paling banyak diadopsi, menyimpan beberapa tingkat resolusi (piramida) untuk penampilan yang efisien. Format lain termasuk NDPI (Hamamatsu), CZI (Zeiss), MRXS (3DHistech), dan standar DICOM terbuka untuk pencitraan medis. Laboratorium patologi tipikal menghasilkan 1-5 TB data WSI per tahun. Penyimpanan memerlukan solusi bertingkat: SSD cepat untuk kasus terbaru, HDD untuk arsip aktif, dan tape atau cloud untuk arsip jangka panjang.
Penampilan dan Pelaporan
Penampil seluruh kaca objek khusus (Aperio ImageScope, QuPath, Sedeen, Sectra) meniru navigasi mikroskop — geser, zoom, alat pengukur, anotasi. Integrasi dengan sistem informasi laboratorium (LIS) memastikan bahwa kasus, gambar, dan laporan terhubung. Patolog melaporkan dari gambar digital menggunakan pengenalan suara, dengan penampil WSI dan LIS terbuka secara bersamaan. Daftar kerja memprioritaskan kasus dan melacak waktu penyelesaian.
Pelaporan Jarak Jauh dan Telepatologi
Patologi digital memungkinkan pelaporan jarak jauh — patolog meninjau kasus dari lokasi mana pun dengan bandwidth internet yang memadai (minimal 50 Mbps untuk penampilan lancar). Telekon sultasi memungkinkan opini kedua dari subspesialis di seluruh dunia. Irisan beku dapat dipindai dan ditransmisikan ke patolog jarak jauh untuk konsultasi intra-operatif. Persyaratan regulasi bervariasi — izin FDA untuk diagnosis primer pada WSI (Philips IntelliSite, Leica Aperio AT2) diperoleh pada tahun 2017, dan banyak negara kini mengizinkan diagnosis digital primer.
Validasi untuk Diagnosis Primer
Mensvalidasi WSI untuk diagnosis primer memerlukan studi validasi yang membandingkan diagnosis digital dan kaca objek pada kasus yang sama. Pedoman CAP merekomendasikan setidaknya 60 kasus yang mencakup spektrum diagnostik, dengan periode pencucian antara tinjauan kaca objek dan digital. Konkordansi harus melebihi 95%. Patolog harus menyelesaikan pelatihan pada perangkat lunak penampil, termasuk navigasi, anotasi, pengukuran, dan integrasi dengan alat pelaporan.
Kecerdasan Buatan dalam Patologi Digital
Algoritma diagnosis berbantuan komputer (CAD) mendeteksi area yang diminati — figur mitosis, area tumor, mikrometastasis. Analisis gambar kuantitatif memberikan pengukuran yang reprodusibel: indeks Ki-67, skor HER2, skor proporsi tumor PD-L1. Pengklasifikasi pembelajaran mesin membedakan lesi jinak dari ganas, menilai grade tumor, dan memprediksi subtipe molekuler dari H&E saja. Algoritma pembelajaran dalam memerlukan dataset pelatihan besar yang dianotasi dengan baik. Persetujuan regulasi algoritma AI dalam patologi sedang muncul — beberapa produk memiliki penandaan CE dan izin FDA untuk aplikasi spesifik. Patolog tetap bertanggung jawab untuk diagnosis akhir, dengan AI berfungsi sebagai alat pendukung keputusan.