Skip to content

Article image
ANVISA Perbarui Tindakan Kesehatan di Pelabuhan dan Bandara Akibat Wabah Ebola

June 3, 2026

Badan Regulasi Kesehatan Brasil telah menerbitkan seperangkat aturan baru yang memperbarui tindakan kesehatan sementara untuk pelabuhan dan bandara, menyusul penetapan Organisasi Kesehatan Dunia atas wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional.

Instruksi Normatif 448/2026 menetapkan protokol pemantauan komplementer untuk mencegah masuknya penyakit ke Brasil. Risiko impor Ebola dianggap rendah, namun situasi epidemiologi memerlukan pengawasan aktif dan keadaan mobilisasi berkelanjutan. Peraturan baru ini mewajibkan pemasangan materi informasi tentang penyakit ini di area kedatangan internasional.

Belum ada tindakan kesehatan khusus yang diberlakukan untuk orang, alat transportasi, kargo, atau sisa-sisa jenazah pada tahap ini. Semua tindakan selaras dengan rekomendasi WHO dan Organisasi Kesehatan Pan Amerika, yang tidak menyarankan pembatasan perjalanan internasional, penutupan perbatasan, atau tindakan sanitasi tambahan di titik masuk di luar wilayah yang terkena dampak.

Lampiran instruksi tersebut mencantumkan semua penyakit yang saat ini diklasifikasikan sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional. Selain Ebola, ini termasuk campak dan polio. Brasil telah mengeliminasi campak sejak 2024, tetapi karena virus masih beredar di Amerika dan kasus impor telah terdeteksi, badan tersebut mempertahankan persyaratan peringatan audio di pesawat. Untuk polio, tidak ada tindakan kesehatan khusus di pelabuhan, bandara, atau perbatasan yang direkomendasikan.

Sumber: Pembaruan ANVISA