Fluorescence In Situ Hybridization
Fluorescence in situ hybridization menggunakan probe DNA berlabel fluoresen untuk mendeteksi dan melokalisasi sekuens DNA spesifik pada kromosom dan dalam inti interfase.
BiologiHibridisasi In Situ
Hibridisasi in situ menggunakan probe DNA atau RNA komplementer berlabel untuk mendeteksi dan melokalisasi sekuens asam nukleat spesifik dalam sel, jaringan, atau kromosom utuh.
BiologiTampilan Fag
Tampilan fag (phage display) adalah teknik biologi molekuler yang menampilkan peptida atau protein asing pada permukaan partikel bakteriofag, memungkinkan seleksi dan evolusi molekul dengan sifat pengikatan yang diinginkan.
BiologiSpektroskopi NMR
Spektroskopi resonansi magnetik nuklir menentukan struktur tiga dimensi dan dinamika protein serta biomolekul lain dalam larutan pada resolusi atom.
BiologiKristalografi Sinar-X
Kristalografi sinar-X menentukan struktur atom tiga dimensi protein dan makromolekul lain dengan menganalisis pola difraksi dari sampel kristal.
BiologiKematian Sel: Apoptosis, Nekrosis, dan Autophagy
Kematian sel terjadi melalui mekanisme berbeda termasuk apoptosis, nekrosis, dan autophagy, masing-masing dengan jalur molekuler yang unik dan berperan dalam perkembangan, homeostasis, dan penyakit.
BiologiSel Punca dan Pengobatan Regeneratif
Sel induk adalah sel yang tidak berdiferensiasi yang mampu memperbaharui diri dan berdiferensiasi menjadi tipe sel khusus, dengan aplikasi dalam pengobatan regeneratif, pemodelan penyakit, dan penemuan obat.
BiologiRNA non-coding dan Regulasi Gen
RNA non-coding, termasuk microRNA, RNA non-coding panjang, dan RNA sirkular, mengatur ekspresi gen pada tingkat transkripsional dan pasca-transkripsional dan terlibat dalam perkembangan dan penyakit.
BiologiMenampilkan 49 hingga 60 dari 780 hasil