Terapi Antiviral dan Resistensi Obat
Obat antivirus menargetkan langkah-langkah spesifik dalam siklus replikasi virus, namun tingginya tingkat mutasi pada banyak virus mendorong munculnya resistensi obat, sehingga memerlukan terapi kombinasi dan strategi baru.
Vaksin Virus dan Strategi Vaksinasi
Vaksin virus melatih sistem kekebalan untuk mengenali dan menghilangkan patogen virus, dengan beragam platform termasuk vaksin hidup yang dilemahkan, tidak aktif, subunit, vektor, dan asam nukleat.
Patogen Virus yang Muncul
Emerging virus patogen adalah virus yang baru diidentifikasi atau muncul kembali dan menimbulkan ancaman yang semakin besar terhadap kesehatan manusia, sering kali berasal dari reservoir hewan melalui limpahan zoonosis.
Virus Flu
Virus influenza adalah virus RNA indera negatif yang menyebabkan epidemi musiman dan pandemi sesekali melalui pergeseran dan pergeseran antigenik yang terus menerus.
HIV dan Retrovirus
Retrovirus adalah virus RNA yang melakukan transkripsi terbalik genomnya menjadi DNA dan berintegrasi ke dalam kromosom inang, dengan HIV menjadi anggota yang paling penting secara klinis.
Diagnostik dan Deteksi Virus
Diagnostik virus mencakup serangkaian teknik untuk mendeteksi dan mengidentifikasi virus dalam sampel klinis, termasuk metode berbasis molekuler, serologis, dan kultur.
Respon Kekebalan Antivirus
Respons imun antiviral mencakup mekanisme bawaan dan adaptif yang digunakan tubuh untuk mendeteksi, membatasi, dan menghilangkan infeksi virus.
Bakteriofag
Bakteriofag adalah virus yang menginfeksi bakteri, memainkan peran penting dalam ekologi bakteri, transfer gen horizontal, dan menawarkan alternatif terapi selain antibiotik.
Patogenesis Virus
Patogenesis virus adalah proses dimana virus menyebabkan penyakit pada inang, meliputi masuknya, penyebaran, tropisme jaringan, kerusakan inang, dan penghindaran kekebalan.