Kultur Jamur
Jamur (ragi dan kapang) adalah penyebab penting penyakit manusia, kerusakan makanan, dan kontaminasi lingkungan. Kultur mereka memerlukan media dan kondisi inkubasi tertentu.
Sabouraud dextrose agar (SDA) adalah media standar untuk isolasi jamur. Ini memiliki pH rendah (5,6) yang menghambat pertumbuhan bakteri. Kloramfenikol atau gentamisin sering ditambahkan untuk menekan kontaminasi bakteri residual. Inhibitory mold agar (IMA) adalah alternatif untuk spesimen klinis.
Inkubasi pada 25–30 °C untuk jamur lingkungan dan 35–37 °C untuk jamur patogen. Plat diinkubasi hingga 4 minggu sebelum dilaporkan negatif (kapang tumbuh lambat). Ragi biasanya tumbuh dalam 24–48 jam.
Identifikasi didasarkan pada:
- Morfologi koloni: tekstur (tepung, seperti kapas, beludru), pigmen, laju pertumbuhan, warna terbalik.
- Morfologi mikroskopis: tipe hifa (bersekat vs. tidak bersekat), struktur konidiofor, bentuk dan susunan spora. Mount lactophenol cotton blue (LPCB) adalah persiapan standar untuk memvisualisasikan struktur jamur dari koloni.
- Uji biokimia untuk ragi: asimilasi sumber karbon (API 20C AUX, VITEK YST), uji germ tube (Candida albicans positif).
Kultur ragi: sebagian besar ragi tumbuh pada media bakteriologi standar (agar darah, agar coklat) serta SDA. Uji germ tube untuk C. albicans melibatkan inkubasi koloni dalam serum pada 37 °C selama 2–4 jam dan memeriksa pertumbuhan hifa di bawah mikroskop.
Kultur Anaerobik
Bakteri anaerobik (Clostridium, Bacteroides, Fusobacterium, Peptostreptococcus) dibunuh atau dihambat oleh oksigen. Kultur mereka memerlukan kondisi bebas oksigen selama penanganan dan inkubasi.
Koleksi spesimen: dapatkan spesimen secara anaerobik (aspirasi jarum suntik, swab dalam medium transport anaerobik). Hindari mengekspos sampel ke udara. Transport ke laboratorium dalam 30 menit.
Media anaerobik:
- Media PRAS (pre-reduced anaerobically sterilized): direbus dan disimpan dalam gas bebas oksigen (N₂, CO₂, H₂).
- Brucella blood agar dengan hemin dan vitamin K.
- Phenylethyl alcohol agar: menekan anaerob fakultatif.
- Kanamycin-vancomycin laked blood agar: selektif untuk Bacteroides dan anaerob Gram-negatif lainnya.
Inkubasi anaerobik:
- Toples anaerobik: wadah tertutup dengan amplop penghasil gas yang menghasilkan H₂ dan CO₂. Manik-manik katalis paladium mengkatalisis reaksi H₂ dengan O₂ residual untuk membentuk air. Strip indikator (resazurin) berubah menjadi tidak berwarna ketika kondisi anaerobik tercapai.
- Ruang anaerobik: glove box tertutup dengan atmosfer 85% N₂, 10% H₂, 5% CO₂. Katalis paladium menghilangkan jejak oksigen. Memungkinkan manipulasi terus menerus tanpa mengekspos kultur ke udara.
- Sistem GasPak: sistem amplop sekali pakai mandiri untuk sejumlah kecil plat.
Inkubasi pada 37 °C setidaknya selama 48 jam. Anaerob biasanya tumbuh lebih lambat daripada aerob.