Hitung darah lengkap (CBC) adalah tes laboratorium yang paling sering dilakukan dalam kedokteran klinis. Ini mengukur tiga komponen seluler utama darah – eritrosit, leukosit, dan trombosit – dan memberikan informasi penting untuk mendiagnosis, memantau, dan menyaring berbagai kondisi.
Pengumpulan dan Penanganan Sampel
Darah dikumpulkan dengan pungsi vena ke dalam tabung yang berisi EDTA (lavender-top tube), yang mengkelat kalsium untuk mencegah koagulasi. Sampel harus dicampur perlahan dengan cara inversi untuk memastikan antikoagulasi seragam dan mencegah pembentukan bekuan. Spesimen CBC stabil hingga 24 jam pada suhu kamar, meskipun penundaan lebih dari 4 jam dapat mempengaruhi jumlah diferensial dan trombosit. Sampel kapiler dari fingerstick atau heelstick dapat diterima untuk perangkat point-of-care tetapi dapat menimbulkan variabilitas karena kontaminasi cairan jaringan.
Penganalisis Hematologi Otomatis
Alat analisa hematologi modern menggunakan metode impedansi, hamburan optik, dan fluoresensi untuk menghitung dan mengkarakterisasi sel darah. Dalam penghitungan berbasis impedansi, sel yang tersuspensi dalam pengencer melewati celah dalam kondisi vakum; setiap sel menggantikan volume cairan konduktifnya, menciptakan pulsa tegangan yang sebanding dengan ukuran sel. Sitometri aliran optik memfokuskan sel dalam aliran file tunggal melewati sinar laser, mengukur sebaran ke depan (ukuran sel), sebaran samping (kompleksitas internal), dan fluoresensi (kandungan asam nukleat). Reagen berbasis fluoresensi mewarnai asam nukleat dan protein seluler, memungkinkan diferensiasi sel yang belum matang, sel darah merah berinti, dan retikulosit.
Parameter Diukur
CBC mencakup panel kuantitatif: jumlah sel darah putih (WBC), jumlah sel darah merah (RBC), hemoglobin (Hb), hematokrit (Hct), rata-rata volume sel darah (MCV), rata-rata sel darah merah (MCH), rata-rata konsentrasi sel darah merah (MCHC), lebar distribusi sel darah merah (RDW), jumlah trombosit, rata-rata volume trombosit (MPV), dan diferensial sel darah putih (persentase absolut dan relatif dari neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil, dan basofil). Diferensial otomatis juga melaporkan tanda-tanda sel yang abnormal atau belum matang, sehingga akan dilakukan peninjauan manual apusan darah tepi.
Kontrol Kualitas dan Kalibrasi
Penganalisis memerlukan kontrol kualitas harian menggunakan kontrol komersial pada tiga tingkat (rendah, normal, tinggi). Kalibrasi dilakukan pada saat pemasangan dan setelah perawatan besar menggunakan bahan kalibrator dengan nilai bersertifikat. Hasil diverifikasi berdasarkan pemeriksaan delta (perbandingan dengan hasil pasien sebelumnya) dan tanda instrumen. Laboratorium harus berpartisipasi dalam program pengujian profisiensi eksternal, seperti program dari CAP atau UK NEQAS, untuk memastikan akurasi antar laboratorium.
Aplikasi Klinis
CBC digunakan untuk skrining dan klasifikasi anemia (menggunakan indeks RBC), penilaian infeksi dan peradangan (jumlah WBC dan diferensial), evaluasi risiko perdarahan dan pembekuan (jumlah trombosit), penilaian fungsi sumsum tulang (retikulosit count), dan pemantauan kemoterapi, terapi radiasi, dan pengobatan dengan obat penekan sumsum. Hasil yang tidak normal mendorong penyelidikan lebih lanjut termasuk tinjauan apusan darah tepi, aspirasi sumsum tulang, sitometri aliran, dan pengujian molekuler.
Rentang Referensi
Rentang referensi bervariasi berdasarkan usia, jenis kelamin, etnis, ketinggian, dan laboratorium. Interval referensi orang dewasa umumnya adalah: WBC 4,5–11,0 × 10⁹/L, RBC 4,2–5,9 × 10¹²/L (pria) dan 3,8–5,2 × 10¹²/L (wanita), hemoglobin 13,5–17,5 g/dL (pria) dan 12,0–16,0 g/dL (wanita), hematokrit 39–49% (pria) dan 35–45% (wanita), MCV 80–100 fL, dan jumlah trombosit 150–450 × 10⁹/L. Setiap laboratorium harus menetapkan atau memvalidasi interval referensinya sendiri untuk populasi lokal.